Pengertian Expressing agreement and disagreementSeperti telah disampaikan sebelumnya, expressing agreement and disagreement adalah cara kita meminta persetujuan dan pertidaksetujuan atau lebih tepatnya cara mengekspresikannya dalam bahasa inggris. Lebih jelasnya silahkan lihat kutipan berikut.The way people agree or disagree in an argument or discussion varies in different languages. A lot here depends on the national cultural and traditional background of the speaker. The English are not as straightforward in expressing their opinion as Russians are, for example. The word which describes the English way of speaking and behaving inthe best way is probably the word “reserved”. If you look it up in the dictionary, you’ll find a sentence that says it all: “An Englishman is very reserved, quiet, always discreet” (COLLINS COBUILD ENGLISH LANGUAGE DICTIONARY).George Mikes in “How to be an Alien” wrote in a humorous way about these typical features of the English, which arereflected in the use of the language: “The English have no soul, they have understatement instead”. Understatement in proposing, accordingto George Mikes, “takes the form of “I say… would you". If it is an indecent proposal it is "I say… what about…".In agreement and disagreement one should remember about understatementas an important underlying principle of wording what you think.Agreement and disagreement are types of affirmation and denial in which the expression of JUDGEMENT or OPINION rather than the assertion of FACT is involved. It is all the more necessary not to offend standards of politeness when the other person’s judgement is in question. bacakutipan selengkapnya.Cara orang setuju atau tidak setuju dalam sebuah argumen, percakapan atau diskusi bervariasi dalam berbagai bahasa. Hal ini tergantung pada latar belakang budaya dan tradisi nasional pembicara. Orang Inggris tidak mudah mengungkapkan pendapat mereka sebagai Rusia, misalnya.
rohmadiyan blog
Rabu, 20 Januari 2016
Rabu, 13 Januari 2016
Jumat, 14 Maret 2014
kisah RA kartini
Raden Adjeng Kartini adalah seseorang dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Ia adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI.
Ayah Kartini pada mulanya adalah seorang wedana di Mayong. Peraturan kolonial waktu itu mengharuskan seorang bupati beristerikan seorang bangsawan. Karena M.A. Ngasirah bukanlah bangsawan tinggi[2],
maka ayahnya menikah lagi dengan Raden Adjeng Woerjan (Moerjam),
keturunan langsung Raja Madura. Setelah perkawinan itu, maka ayah
Kartini diangkat menjadi bupati di Jepara menggantikan kedudukan ayah
kandung R.A. Woerjan, R.A.A. Tjitrowikromo.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Kartini banyak membaca surat kabar Semarang De Locomotief yang diasuh Pieter Brooshooft, ia juga menerima leestrommel
(paket majalah yang diedarkan toko buku kepada langganan). Di antaranya
terdapat majalah kebudayaan dan ilmu pengetahuan yang cukup berat, juga
ada majalah wanita Belanda De Hollandsche Lelie. Kartini pun kemudian beberapa kali mengirimkan tulisannya dan dimuat di De Hollandsche Lelie.
Dari surat-suratnya tampak Kartini membaca apa saja dengan penuh
perhatian, sambil membuat catatan-catatan. Kadang-kadang Kartini
menyebut salah satu karangan atau mengutip beberapa kalimat.
Perhatiannya tidak hanya semata-mata soal emansipasi
wanita, tapi juga masalah sosial umum. Kartini melihat perjuangan
wanita agar memperoleh kebebasan, otonomi dan persamaan hukum sebagai
bagian dari gerakan yang lebih luas. Di antara buku yang dibaca Kartini
sebelum berumur 20, terdapat judul Max Havelaar dan Surat-Surat Cinta karya Multatuli, yang pada November 1901 sudah dibacanya dua kali. Lalu De Stille Kraacht (Kekuatan Gaib)
karya Louis Coperus. Kemudian karya Van Eeden yang bermutu tinggi,
karya Augusta de Witt yang sedang-sedang saja, roman-feminis karya
Nyonya Goekoop de-Jong Van Beek dan sebuah roman anti-perang karangan
Berta Von Suttner, Die Waffen Nieder (Letakkan Senjata). Semuanya berbahasa Belanda.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.
Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.
Pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkannya dalam bahasa Melayu dengan judul yang diterjemahkan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran, yang merupakan terjemahan oleh Empat Saudara. Kemudian tahun 1938, keluarlah Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijn Pane seorang sastrawan Pujangga Baru. Armijn membagi buku menjadi lima bab pembahasan untuk menunjukkan perubahan cara berpikir Kartini sepanjang waktu korespondensinya. Versi ini sempat dicetak sebanyak sebelas kali. Surat-surat Kartini dalam bahasa Inggris juga pernah diterjemahkan oleh Agnes L. Symmers. Selain itu, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa Jawa dan Sunda.
Terbitnya surat-surat Kartini, seorang perempuan pribumi, sangat menarik perhatian masyarakat Belanda, dan pemikiran-pemikiran Kartini mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat-suratnya juga menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh kebangkitan nasional Indonesia, antara lain W.R. Soepratman yang menciptakan lagu berjudul Ibu Kita Kartini.
Pada surat-surat Kartini tertulis pemikiran-pemikirannya tentang
kondisi sosial saat itu, terutama tentang kondisi perempuan pribumi.
Sebagian besar surat-suratnya berisi keluhan dan gugatan khususnya
menyangkut budaya di Jawa yang dipandang sebagai penghambat kemajuan
perempuan. Dia ingin wanita memiliki kebebasan menuntut ilmu dan
belajar. Kartini menulis ide dan cita-citanya, seperti tertulis: Zelf-ontwikkeling dan Zelf-onderricht, Zelf- vertrouwen dan Zelf-werkzaamheid dan juga Solidariteit. Semua itu atas dasar Religieusiteit, Wijsheid en Schoonheid (yaitu Ketuhanan, Kebijaksanaan dan Keindahan), ditambah dengan Humanitarianisme (peri kemanusiaan) dan Nasionalisme (cinta tanah air).
Surat-surat Kartini juga berisi harapannya untuk memperoleh pertolongan dari luar. Pada perkenalan dengan Estelle "Stella" Zeehandelaar, Kartini mengungkap keinginan untuk menjadi seperti kaum muda Eropa. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu.
Pandangan-pandangan kritis lain yang diungkapkan Kartini dalam surat-suratnya adalah kritik terhadap agamanya. Ia mempertanyakan mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa diwajibkan untuk dipahami. Ia mengungkapkan tentang pandangan bahwa dunia akan lebih damai jika tidak ada agama yang sering menjadi alasan manusia untuk berselisih, terpisah, dan saling menyakiti. "...Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu..." Kartini mempertanyakan tentang agama yang dijadikan pembenaran bagi kaum laki-laki untuk berpoligami. Bagi Kartini, lengkap sudah penderitaan perempuan Jawa yang dunianya hanya sebatas tembok rumah.
Surat-surat Kartini banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi perempuan Jawa yang lebih maju. Meski memiliki seorang ayah yang tergolong maju karena telah menyekolahkan anak-anak perempuannya meski hanya sampai umur 12 tahun, tetap saja pintu untuk ke sana tertutup. Kartini sangat mencintai sang ayah, namun ternyata cinta kasih terhadap sang ayah tersebut juga pada akhirnya menjadi kendala besar dalam mewujudkan cita-cita. Sang ayah dalam surat juga diungkapkan begitu mengasihi Kartini. Ia disebutkan akhirnya mengizinkan Kartini untuk belajar menjadi guru di Betawi, meski sebelumnya tak mengizinkan Kartini untuk melanjutkan studi ke Belanda ataupun untuk masuk sekolah kedokteran di Betawi.
Keinginan Kartini untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa, memang terungkap dalam surat-suratnya. Beberapa sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginan Kartini tersebut. Ketika akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, terungkap adanya kekecewaan dari sahabat-sahabat penanya. Niat dan rencana untuk belajar ke Belanda tersebut akhirnya beralih ke Betawi saja setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini.
Pada pertengahan tahun 1903 saat berusia sekitar 24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi pun pupus. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi karena ia sudah akan menikah. "...Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin..." Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi.
Saat menjelang pernikahannya, terdapat perubahan penilaian Kartini soal adat Jawa. Ia menjadi lebih toleran. Ia menganggap pernikahan akan membawa keuntungan tersendiri dalam mewujudkan keinginan mendirikan sekolah bagi para perempuan bumiputra kala itu. Dalam surat-suratnya, Kartini menyebutkan bahwa sang suami tidak hanya mendukung keinginannya untuk mengembangkan ukiran Jepara dan sekolah bagi perempuan bumiputra saja, tetapi juga disebutkan agar Kartini dapat menulis sebuah buku.
Perubahan pemikiran Kartini ini menyiratkan bahwa dia sudah lebih menanggalkan egonya dan menjadi manusia yang mengutamakan transendensi, bahwa ketika Kartini hampir mendapatkan impiannya untuk bersekolah di Betawi, dia lebih memilih berkorban untuk mengikuti prinsip patriarki yang selama ini ditentangnya, yakni menikah dengan Adipati Rembang.
Kartini adalah anak ke-5 dari 11 bersaudara kandung dan tiri. Dari kesemua saudara sekandung, Kartini adalah anak perempuan tertua. Kakeknya, Pangeran Ario Tjondronegoro IV, diangkat bupati dalam usia 25 tahun. Kakak Kartini, Sosrokartono, adalah seorang yang pintar dalam bidang bahasa. Sampai usia 12 tahun, Kartini diperbolehkan bersekolah di ELS (Europese Lagere School). Di sini antara lain Kartini belajar bahasa Belanda. Tetapi setelah usia 12 tahun, ia harus tinggal di rumah karena sudah bisa dipingit.
Karena Kartini bisa berbahasa Belanda, maka di rumah ia mulai belajar sendiri dan menulis surat kepada teman-teman korespondensi yang berasal dari Belanda. Salah satunya adalah Rosa Abendanon yang banyak mendukungnya. Dari buku-buku, koran, dan majalah Eropa, Kartini tertarik pada kemajuan berpikir perempuan Eropa. Timbul keinginannya untuk memajukan perempuan pribumi, karena ia melihat bahwa perempuan pribumi berada pada status sosial yang rendah.
Oleh orangtuanya, Kartini disuruh menikah dengan bupati Rembang, K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, yang sudah pernah memiliki tiga istri. Kartini menikah pada tanggal 12 November 1903. Suaminya mengerti keinginan Kartini dan Kartini diberi kebebasan dan didukung mendirikan sekolah wanita di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor kabupaten Rembang, atau di sebuah bangunan yang kini digunakan sebagai Gedung Pramuka.
Anak pertama dan sekaligus terakhirnya, Soesalit Djojoadhiningrat, lahir pada tanggal 13 September 1904. Beberapa hari kemudian, 17 September 1904, Kartini meninggal pada usia 25 tahun. Kartini dimakamkan di Desa Bulu, Kecamatan Bulu, Rembang.
Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah "Sekolah Kartini". Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis.
Surat-surat
Setelah Kartini wafat, Mr. J.H. Abendanon mengumpulkan dan membukukan surat-surat yang pernah dikirimkan R.A Kartini pada teman-temannya di Eropa. Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya "Dari Kegelapan Menuju Cahaya". Buku kumpulan surat Kartini ini diterbitkan pada 1911. Buku ini dicetak sebanyak lima kali, dan pada cetakan terakhir terdapat tambahan surat Kartini.Pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkannya dalam bahasa Melayu dengan judul yang diterjemahkan menjadi Habis Gelap Terbitlah Terang: Boeah Pikiran, yang merupakan terjemahan oleh Empat Saudara. Kemudian tahun 1938, keluarlah Habis Gelap Terbitlah Terang versi Armijn Pane seorang sastrawan Pujangga Baru. Armijn membagi buku menjadi lima bab pembahasan untuk menunjukkan perubahan cara berpikir Kartini sepanjang waktu korespondensinya. Versi ini sempat dicetak sebanyak sebelas kali. Surat-surat Kartini dalam bahasa Inggris juga pernah diterjemahkan oleh Agnes L. Symmers. Selain itu, surat-surat Kartini juga pernah diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa Jawa dan Sunda.
Terbitnya surat-surat Kartini, seorang perempuan pribumi, sangat menarik perhatian masyarakat Belanda, dan pemikiran-pemikiran Kartini mulai mengubah pandangan masyarakat Belanda terhadap perempuan pribumi di Jawa. Pemikiran-pemikiran Kartini yang tertuang dalam surat-suratnya juga menjadi inspirasi bagi tokoh-tokoh kebangkitan nasional Indonesia, antara lain W.R. Soepratman yang menciptakan lagu berjudul Ibu Kita Kartini.
Pemikiran
Uang kertas pecahan IDR 5 cetakan tahun 1952 dengan gambar Kartini.
Surat-surat Kartini juga berisi harapannya untuk memperoleh pertolongan dari luar. Pada perkenalan dengan Estelle "Stella" Zeehandelaar, Kartini mengungkap keinginan untuk menjadi seperti kaum muda Eropa. Ia menggambarkan penderitaan perempuan Jawa akibat kungkungan adat, yaitu tidak bisa bebas duduk di bangku sekolah, harus dipingit, dinikahkan dengan laki-laki yang tak dikenal, dan harus bersedia dimadu.
Pandangan-pandangan kritis lain yang diungkapkan Kartini dalam surat-suratnya adalah kritik terhadap agamanya. Ia mempertanyakan mengapa kitab suci harus dilafalkan dan dihafalkan tanpa diwajibkan untuk dipahami. Ia mengungkapkan tentang pandangan bahwa dunia akan lebih damai jika tidak ada agama yang sering menjadi alasan manusia untuk berselisih, terpisah, dan saling menyakiti. "...Agama harus menjaga kita daripada berbuat dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama itu..." Kartini mempertanyakan tentang agama yang dijadikan pembenaran bagi kaum laki-laki untuk berpoligami. Bagi Kartini, lengkap sudah penderitaan perempuan Jawa yang dunianya hanya sebatas tembok rumah.
Surat-surat Kartini banyak mengungkap tentang kendala-kendala yang harus dihadapi ketika bercita-cita menjadi perempuan Jawa yang lebih maju. Meski memiliki seorang ayah yang tergolong maju karena telah menyekolahkan anak-anak perempuannya meski hanya sampai umur 12 tahun, tetap saja pintu untuk ke sana tertutup. Kartini sangat mencintai sang ayah, namun ternyata cinta kasih terhadap sang ayah tersebut juga pada akhirnya menjadi kendala besar dalam mewujudkan cita-cita. Sang ayah dalam surat juga diungkapkan begitu mengasihi Kartini. Ia disebutkan akhirnya mengizinkan Kartini untuk belajar menjadi guru di Betawi, meski sebelumnya tak mengizinkan Kartini untuk melanjutkan studi ke Belanda ataupun untuk masuk sekolah kedokteran di Betawi.
Keinginan Kartini untuk melanjutkan studi, terutama ke Eropa, memang terungkap dalam surat-suratnya. Beberapa sahabat penanya mendukung dan berupaya mewujudkan keinginan Kartini tersebut. Ketika akhirnya Kartini membatalkan keinginan yang hampir terwujud tersebut, terungkap adanya kekecewaan dari sahabat-sahabat penanya. Niat dan rencana untuk belajar ke Belanda tersebut akhirnya beralih ke Betawi saja setelah dinasihati oleh Nyonya Abendanon bahwa itulah yang terbaik bagi Kartini dan adiknya Rukmini.
Pada pertengahan tahun 1903 saat berusia sekitar 24 tahun, niat untuk melanjutkan studi menjadi guru di Betawi pun pupus. Dalam sebuah surat kepada Nyonya Abendanon, Kartini mengungkap tidak berniat lagi karena ia sudah akan menikah. "...Singkat dan pendek saja, bahwa saya tiada hendak mempergunakan kesempatan itu lagi, karena saya sudah akan kawin..." Padahal saat itu pihak departemen pengajaran Belanda sudah membuka pintu kesempatan bagi Kartini dan Rukmini untuk belajar di Betawi.
Saat menjelang pernikahannya, terdapat perubahan penilaian Kartini soal adat Jawa. Ia menjadi lebih toleran. Ia menganggap pernikahan akan membawa keuntungan tersendiri dalam mewujudkan keinginan mendirikan sekolah bagi para perempuan bumiputra kala itu. Dalam surat-suratnya, Kartini menyebutkan bahwa sang suami tidak hanya mendukung keinginannya untuk mengembangkan ukiran Jepara dan sekolah bagi perempuan bumiputra saja, tetapi juga disebutkan agar Kartini dapat menulis sebuah buku.
Perubahan pemikiran Kartini ini menyiratkan bahwa dia sudah lebih menanggalkan egonya dan menjadi manusia yang mengutamakan transendensi, bahwa ketika Kartini hampir mendapatkan impiannya untuk bersekolah di Betawi, dia lebih memilih berkorban untuk mengikuti prinsip patriarki yang selama ini ditentangnya, yakni menikah dengan Adipati Rembang.
Rabu, 26 Februari 2014
Lionel Messi, siapa yang tak kenal dengan pemain bola satu ini, nama nya sudah terkenal di seluruh dunia, bahkan pria yang akrab disapa ‘Messi’ itu memiliki banyak sekali penggemar di berbagai belahan dunia. Lionel Messi adalah pemain terbaik dunia asal Argentina, dan sudah membela Barcelona sejak masih berusia 17 tahun. Sejak kecil Messi sudah dilatih untuk bermain cepat, tangkas dan akurat dan karir juniornya juga ia habis kan di Los Blaugrana ini. Sekarang, Pria ini menjadi pemain terbaik dunia dengan berbagai catatan rekor yang ia torehkan bersamaEl Barca.
Lionel AndrĂ©s Messi itulah nama lengkap dari Lionel Messi, ia adalah seorang pria berusia 25 tahun berkebangsaan Argentina, messi yang juga kerap disapa dengan nama ‘Leo’ itu lahir di Rosario, Argentina pada tanggal 24 Juni 1987. Di usia nya yang masih 25 tahun ini, ia sedah menorehkan berbagai macam prestasi bersama El Barca, membawa raksasa spanyol itu meraih berbagai gelar domestik dan internasional termasuk Liga Champions. Dan berikut adalahBiodata Lengkap Lionel Messi dan rangkuman perjalanan karir nya.
Nama Lengkap : Lionel Andres Messi
Nama Akrab : Leo Messi/Messi
Tanggal Lahir : 24 Juni 1987
Tempat Lahir : Rosario Argentna
Tinggi Badan : 1.69 M
Nomor Punggung : 10
Kebangsaan : Argentina
Klub Saat ini : Barcelona
Posisi bermain : Striker
Namun, menurut banyak pihak Karir Messi di Barcelona tak semulus karir nya di TimnasArgentina, namun demikian, Lionel Messi sudah bermain maksimal di Timnas Argentina, dengan mencetak 31 gol dari 76 pertandingan. Messi sudah bergabung dengan Timnas Argentina sejak berusia 17 tahun.
Biografi Leonard Kleinrock (Bapak Internet)
Leonard Kleinrock (lahir di New York City, New York, Amerika Serikat,
13 Juni 1934; umur 79 tahun) adalah seorang insinyur dan ilmuwan
Amerika Serikat yang disebut sebagai penemu internet atau Bapak Internet.
Seorang profesor ilmu komputer di UCLA Henry Samueli Sekolah Teknik dan
Sains, ia membuat kontribusi penting beberapa bidang jaringan komputer,
khususnya untuk sisi teoritis jaringan computer. Ia dikenal karena
kontribusinya dalam dunia jaringan. Karyanya yang paling terkenal dan
signifikan adalah teori pertukaran paket melalui makalahnya di tahun
1959 dan di tahun 1961 tentang pertukaran paket dalam kaitannya dengan
paket teknologi yang merupakan cikal bakal teknologi internet .
Pada tanggal 29 Oktober 1969 ia menciptakan salah satu penemuan
terbesar menjelang abad modern yaitu Internet yang secara tidak sengaja
berhasil memecahkan kode digital dan menjadikannya sebagai paket-paket
yang terpisah. Leonard Kleinrockpun adalah salah satu pelopor jaringan
komunikasi digital, dan membantu membangun ARPANET.
Kleinrock lahir pada tanggal 13 Juni 1934 di Kota New York, ia lulus
dari Bronx High School of Science pada tahun 1951 dan ia menerima gelar
Sarjana Teknik elektro dan ilmu Komputer 1957 dari City College of New
York. Di tahun 1959 dan 1963, ia mendapatkan gelar master dan doktor
(Ph.D.) di bidang teknik elektro dan ilmu komputer dari Institut
Teknologi Massachusetts. Setelah menyelesaikan pendidian ia kemudian
bergabung dengan fakultas di Universitas California di Los Angeles
(UCLA), Sekolah Teknik dan Sains Terapan dimana ia bekerja di sana
sebagai profesor ilmu komputer.
Pesan pertama ARPANET dikirim oleh UCLA, mahasiswa programmer Charley
Kline, pukul 10.30 WIB, 29 Oktober 1969 dari boelter Hall 3420. Ia
dibimbing oleh Kleinrock. Kline ditransmisikan dari Universitas Komputer
SDS Sigma ke Stanford. Dua huruf yaitu LO diketik pada keyboard di
Universitas California, Los Angeles (UCLA), dan muncul pada layar di
Stanford Research Institute, 314 mil jauhnya. Para ilmuwan komputer
bermaksud untuk instruksi LOGIN, tetapi sambungan ini hilang tepat
sebelum G.

Pada tahun 1988, Kleinrock adalah ketua kelompok Jaringan Penelitian
Nasional untuk Kongres AS. Laporan ini sangat berpengaruh dan digunakan
untuk mengembangkan Computing High Performance UU tahun 1991 yang
berpengaruh dalam perkembangan Internet seperti yang dikenal saat ini.
Pendanaan dari RUU itu digunakan dalam pengembangan browser web tahun
1993 Mosaic , di National Center for Supercomputing Applications (NCSA).
Sekarang ini Teknologi internet hadir sebagai media multifungsi.
Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal
(misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal misalnya mailing list.
Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada
metoda konvensional dengan adanya aplikasi teleconference.
Dia telah menerima banyak penghargaan. Kleinrock dipilih untuk
menerima penghargaan bergengsi yaitu Nasional of Science, sebuah
kehormatan ilmiah bangsa, dari Presiden George W. Bush di Gedung Putih
pada tanggal 29 September 2008. mendapatkan penghargaan The 2007
National Medal of Science dalam memberikan kontribusi fundamental kepada
teori matematika jaringan data modern, dan untuk spesifikasi fungsional
switching paket, yang merupakan dasar teknologi internet generasi
mentoring.
Biografi Michael Faraday Penemu Listrik
Efek magnetisme menuntunnya menemukan ide-ide yang menjadi dasar
teori medan magnet. Ia banyak memberi ceramah untuk memopulerkan ilmu
pengetahuan ilmu pengetahuan pada masyarakat umum. Pendekatan
rasionalnya dalam mengembangkan teori dan menganalisis hasilnya amat
mengagumkan.
Banyak
tokoh penyumbang dalam hal kelistrikan: Charles Augustine de Coulomb,
Count Alessandro Volta, Hans Christian Oersted dan Andre Marie Ampere.
Mereka-mereka ini diantara jago-jago terbaik di bidang listrik. Namun,
puncak bin puncak dari semuanya adalah ilmuwan Inggris Michael Faraday
dan James Clerk Maxwell. Walaupun kerja kedua orang itu berkaitan satu
sama lain dan saling lengkap-melengkapi, tetapi mereka bukan berada
dalam satu tim, masing-masing mencipta secara pribadi, karena itu
kedua-duanya dapat tempat terhormat di dalam daftar urutan buku ini.
Michael Faraday
berasal dari keluarga tak berpunya dan umumnya belajar sendiri. Di usia
empat belas tahun dia magang jadi tukang jilid dan jual buku, dan
kesempatan inilah yang digunakannya banyak baca buku seperti orang
kesetanan. Tatkala umurnya menginjak dua puluh tahun, dia mengunjungi
ceramah-ceramah yang diberikan oleh ilmuwan Inggris kenamaan Sir Humphry Davy.
Faraday terpesona dan ternganga-nganga. Ditulisnya surat kepada Davy
dan pendek ceritera untung baik diterima sebagai asistennya. Hanya dalam
tempo beberapa tahun, Faraday sudah bisa membikin penemuan-penemuan
baru atas hasil kreasinya sendiri. Meski dia tidak punya latar belakang
yang memadai di bidang matematika, selaku ahli ilmu alam dia tak
terlawankan.
Penemuan
Faraday pertama yang penting di bidang listrik terjadi tahun 1821. Dua
tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnit kompas biasa
dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak
berjauhan. Ini membikin Faraday berkesimpulan, jika magnit diketatkan,
yang bergerak justru kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia
berhasil membuat suatu skema yang jelas dimana kawat akan terus-menerus
berputar berdekatan dengan magnit sepanjang arus listrik dialirkan ke
kawat. Sesungguhnya dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik
pertama, suatu skema pertama penggunaan arus listrik untuk membuat
sesuatu benda bergerak. Betapapun primitifnya, penemuan Faraday ini
merupakan “nenek moyang” dari semua motor listrik yang digunakan dunia
sekarang ini.
Ini merupakan pembuka jalan yang luar biasa. Tetapi,
faedah kegunaan praktisnya terbatas, sepanjang tidak ada metode untuk
menggerakkan arus listrik selain dari baterei kimiawi sederhana pada
saat itu. Faraday yakin, mesti ada suatu cara penggunaan magnit untuk
menggerakkan listrik, dan dia terus-menerus mencari jalan bagaimana
menemukan metode itu. Kini, magnit yang tak berpindah-pindah tidak
mempengaruhi arus listrik yang berdekatan dengan kawat. Tetapi di tahun
1831, Faraday menemukan bahwa bilamana magnit dilalui lewat sepotong
kawat, arus akan mengalir di kawat sedangkan magnit bergerak. Keadaan
ini disebut “pengaruh elektro magnetik,” dan penemuan ini disebut “Hukum Faraday” dan pada umumnya dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.
Ini
merupakan penemuan yang monumental, dengan dua alasan. Pertama, “Hukum
Faraday” mempunyai arti penting yang mendasar dalam hubungan dengan
pengertian teoritis kita tentang elektro magnetik. Kedua, elektro
magnetik dapat digunakan untuk menggerakkan secara terus-menerus arus
aliran listrik seperti diperagakan sendiri oleh Faraday lewat pembuatan
dinamo listrik pertama. Meski generator tenaga pembangkit listrik kita
untuk mensuplai kota dan pabrik dewasa ini jauh lebih sempurna ketimbang
apa yang diperbuat Faraday, tetapi kesemuanya berdasar pada prinsip
serupa dengan pengaruh elektro magnetik.
Faraday juga memberi
sumbangan di bidang kimia. Dia membuat rencana mengubah gas jadi cairan,
dia menemukan pelbagai jenis kimiawi termasuk benzene. Karya lebih
penting lagi adalah usahanya di bidang elektro kimia (penyelidikan
tentang akibat kimia terhadap arus listrik). Penyelidikan Faraday dengan
ketelitian tinggi menghasilkan dua hukum “elektrolysis” yang
penyebutannya dirangkaikan dengan namanya yang merupakan dasar dari
elektro kimia. Dia juga mempopulerkan banyak sekali istilah yang
digunakan dalam bidang itu seperti: anode, cathode, electrode dan ion.
Dan
adalah Faraday juga yang memperkenalkan ke dunia fisika gagasan penting
tentang garis magnetik dan garis kekuatan listrik. Dengan penekanan
bahwa bukan magnit sendiri melainkan medan diantaranya, dia menolong
mempersiapkan jalan untuk berbagai macam kemajuan di bidang fisika
modern, termasuk pernyataan Maxwell tentang persamaan antara dua
ekspresi lewat tanda (=) seperti 2x + 5 = 10. Faraday juga menemukan,
jika perpaduan dua cahaya dilewatkan melalui bidang magnit, perpaduannya
akan mengalami perubahan. Penemuan ini punya makna penting khusus,
karena ini merupakan petunjuk pertama bahwa ada hubungan antara cahaya
dengan magnit.
Biografi Guglielmo Marconi (Sang Penemu Radio)
Guglielmo Marconi merupakan salah satu orang yang berjasa dalam perkembangan duniapenyiaran dunia, khususnya dalam penemuan radio. Ia lahir di Bologna, Italia pada tahun
1874. Guglielmo Marconi berasal dari keluarga berada. Pada usia 20 tahun, ia melakukan uji coba terhadap percobaan-percobaan yang pernah dilakukan oleh Heinrich Hertz. Percobaan tersebut membuktikan bahwa ada gelombang elektromagnetik yang tak kasat mata, dapat bergerak, serta dapat menyampaikan pesan-pesan tertentu lewat udara.
Pada era-era sebelumnya, ditemukan teknologi penyampaian pesan melalui jaringan kabel atau kawat tembaga, seperti telegram. Dari teori dan percobaan yang dilakukan Heinrich Hertz, Marconi mencoba melakukan terobosan baru dengan membuat alat komunikasi nonkabel, yakni radio. Hal tersebut berasal dari pemikiran bahwa gelombang elektromagnetik dapat dimanfaatkan untuk mengirim tanda atau pesan yang melintasi jarak jauh dengan tanpa bantuan kabel. Dengan cara tersebut, orang-orang pada masa itu dapat lebih mudah berkomunikasi dengan orang lain, misalnya pengiriman pesan atau berita ke kapal yang sedang berada di tengah laut.
Untuk membuat teknologi radio yang diinginkan, Marconi harus bekerja keras selama
bertahun-tahun. Pada tahun 1895, Marconi berhasil memproduksi peralatan-peralatan yang diperlukan untuk pembuatan radio. Satu tahun selanjutnya yakni pada tahun 1896, Marconi memperagakan radio ciptaannya di Inggris, sekaligus memperoleh hak paten pertama atas temuannya. Setelah temuannya diakui dan mendapatkan hak paten, Marconi mendirikan perusahaan radio dan mengirimkan siaran pertamanya pada tahun 1898. Pada tahun-tahun selanjutnya, ia terus mengembangkan penemuannya tersebut. Satu tahun setelah penyiaran pertamanya, ia berhasil mengirimkan pesan tanpa kabel dengan melewati selat Inggris. Pada tahun 1901, ia berhasil
Langganan:
Postingan (Atom)


